Luna — karakter AI Salestial untuk beauty brand, astronaut mungil berdiri di permukaan bulan
AI Salestial · Beauty & Skincare

Kenalkan Luna.
Beauty Advisor yang Selalu On.

Customer skincare tidak sekadar mencari produk — mereka mencari solusi untuk skin concern-nya. Luna adalah AI Salestial yang dituning khusus untuk beauty brand: paham active ingredients, menerjemahkan keluhan sehari-hari menjadi skin concern, menyusun skincare routine, lalu menemani customer sepanjang skin journey-nya.

Lihat Luna Bekerja
Peran
Beauty Advisor
Tone
Ramah, no hard-selling
Jam kerja
24/7
Channel
WhatsApp
19:42

Luna (GlowUp Beauty)

Online

Live Consultation

Begini cara Luna membuka percakapan.

Satu chat, dari keluhan pertama sampai pesanan jadi. Perhatikan bahwa Luna tidak pernah menyebut nama produk sebelum ia tahu kondisi kulit customer-nya.

Kenali Luna

Satu persona, dilatih untuk satu industri.

Luna bukan chatbot generik yang dipasangi katalog skincare. Ia adalah persona Salestial yang seluruh alur percakapan, knowledge base, dan batas bicaranya dirancang mengikuti cara beauty enthusiast belanja — banyak bertanya soal ingredients, takut breakout, dan butuh yakin dulu bahwa produknya cocok untuk skin type mereka.

Luna

AI Beauty Advisor & Sales

Bahasa
Indonesia + beauty terms
Gaya sapa
"Kak", akrab, empatik
Sumber jawaban
Knowledge base brand
Nama & tone
Bisa diganti per brand

Chatbot biasa

  • Menjawab "ada serum apa aja?" dengan daftar katalog
  • Tidak paham actives mana yang tidak boleh di-layer bersamaan
  • Percakapan berhenti setelah checkout
  • Menjanjikan hasil apa saja demi closing

Luna

  • Menanyakan skin type & skin concern dulu, baru merekomendasikan
  • Menyusun AM/PM routine dengan layering yang aman
  • Follow-up di hari ke-14 dan ke-30 saat hasil mulai terlihat
  • Stop selling dan eskalasi kalau kondisi kulit berisiko
Keahlian Beauty

Yang membuat Luna terdengar seperti beauty advisor sungguhan.

Enam kemampuan yang tidak dimiliki asisten AI umum — semuanya lahir dari pertanyaan yang benar-benar muncul di chat beauty brand.

Cara Kerja

Skin journey tidak berhenti di checkout.

Skincare butuh 2–4 minggu untuk menunjukkan hasil. Di rentang itulah customer paling sering berhenti pakai — dan brand kehilangan repeat order. Luna dirancang untuk menemani seluruh siklusnya.

Contextual Memory

Customer tidak pernah harus cerita ulang soal kulitnya.

Skin type, alergi, produk yang pernah dicoba, reaksi yang muncul, sampai tanggal mulai pemakaian — semuanya tersimpan di skin profile customer. Saat mereka chat lagi tiga bulan kemudian, Luna melanjutkan dari titik terakhir, bukan memulai dari nol.

Skin profile
Oily · dehydrated
Hindari
Fragrance, alkohol denat
Routine aktif
BHA 2% · hari ke-11
Guardrail

Di industri beauty, yang tidak dikatakan sama pentingnya.

Satu claim berlebihan bisa jadi masalah regulasi, dan satu rekomendasi yang salah bisa merusak skin barrier customer sekaligus reputasi brand. Karena itu batas bicara Luna ditulis eksplisit sejak awal — bukan ditambahkan setelah ada insiden.

Contoh: Luna berhenti menjual

Kondisi berisiko → eskalasi ke beauty advisor

Demo Interaktif

Lihat Luna menangani enam momen berbeda.

Simulasi percakapan lengkap dari sudut pandang customer sebuah brand skincare. Pilih satu skenario untuk memainkannya.

Pertanyaan Seputar Luna